Perbedaan Polymesh dan SONIC SVM: Polymesh diperdagangkan di Rp537,69 (kapitalisasi pasar Rp699,51M, volume 24 jam Rp22,08M), sedangkan SONIC SVM diperdagangkan di Rp314,16 (kapitalisasi pasar Rp232,67M, volume 24 jam Rp12,78M). Perbedaan utamanya: Polymesh jauh lebih besar — sekitar 3× kapitalisasi pasar SONIC SVM, dan suplai beredar Polymesh 1,1B POLYX dibanding 740,4M SONIC milik SONIC SVM. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Polymesh selama 20 Hari dan SONIC SVM selama 20 Hari.
| POLYX | SONIC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp699,51M | Rp232,67M |
Volume (24h) | Rp22,08M | Rp12,78M |
Suplai yang Beredar | 1,1B POLYX | 740,4M SONIC |
Typical Hold Time | 20 Hari | 20 Hari |
POLYX adalah token protokol native dari Polymesh, blockchain berizin tingkat institusional yang dibuat khusus untuk aset yang teregulasi. Blockchain ini mempersingkat proses lama dan membuka pintu baru bagi instrumen keuangan baru dengan memecahkan tantangan infrastruktur publik seputar tata kelola, identitas, kepatuhan, kerahasiaan, dan penyelesaian. Token ini dapat digunakan untuk staking dan mengamankan jaringan, membayar biaya transaksi, serta terlibat dalam tata kelola.
Selengkapnya di halaman POLYX →Sonic adalah ekstensi jaringan berbasis SVM pertama di Solana, yang dirancang untuk gim dan aplikasi. Jaringan ini mendukung lapisan aplikasi sosial Web3 yang ditujukan untuk menghadirkan miliaran pengguna baru. Sonic dibangun dengan HyperGrid, kerangka kerja untuk mengelola rollup optimistis di Solana.
Selengkapnya di halaman SONIC →