Perbedaan Polymesh dan SKALE: Polymesh diperdagangkan di Rp655,56 (kapitalisasi pasar Rp699,51M, volume 24 jam Rp22,08M), sedangkan SKALE diperdagangkan di Rp80,53 (kapitalisasi pasar Rp475,06M, volume 24 jam Rp159,71M). Perbedaan utamanya: Polymesh lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai SKALE dibatasi (6,2B / 7B SKL (89%)), sedangkan Polymesh terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Polymesh selama 20 Hari dan SKALE selama 18 Hari.
| POLYX | SKL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp699,51M | Rp475,06M |
Volume (24h) | Rp22,08M | Rp159,71M |
Suplai yang Beredar | 1,1B POLYX | 6,2B / 7B SKL (89%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 18 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
POLYX adalah token protokol native dari Polymesh, blockchain berizin tingkat institusional yang dibuat khusus untuk aset yang teregulasi. Blockchain ini mempersingkat proses lama dan membuka pintu baru bagi instrumen keuangan baru dengan memecahkan tantangan infrastruktur publik seputar tata kelola, identitas, kepatuhan, kerahasiaan, dan penyelesaian. Token ini dapat digunakan untuk staking dan mengamankan jaringan, membayar biaya transaksi, serta terlibat dalam tata kelola.
Selengkapnya di halaman POLYX →SKALE adalah jaringan blockchain yang dibangun untuk mendukung aplikasi terdesentralisasi (dApps) tanpa biaya gas, dengan kecepatan tinggi dan skalabilitas tak terbatas. Jaringan ini terdiri dari blockchain Layer 1 yang kompatibel dengan EVM, disebut juga SKALE Chains, yang dapat didedikasikan untuk satu dApp atau dibagikan di antara beberapa dApps. Rantai modular ini menyediakan keamanan terpadu, penskalaan dinamis, dan alokasi sumber daya yang fleksibel, sehingga penerapan dApp menjadi lebih efisien dan mudah digunakan.
Selengkapnya di halaman SKL →