Perbedaan Polygon dan Venom: Polygon diperdagangkan di Rp1.518 (kapitalisasi pasar Rp16,1T, volume 24 jam Rp829,57M), sedangkan Venom diperdagangkan di Rp333,71 (kapitalisasi pasar Rp340,86M, volume 24 jam Rp2,89M). Perbedaan utamanya: Polygon jauh lebih besar — sekitar 47,2× kapitalisasi pasar Venom, dan suplai Venom dibatasi (988,9M / 8B VENOM (13%)), sedangkan Polygon terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Polygon selama 68 Hari dan Venom selama 22 Hari.
| POL | VENOM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp16,1T | Rp340,86M |
Volume (24h) | Rp829,57M | Rp2,89M |
Suplai yang Beredar | 10,7B POL | 988,9M / 8B VENOM (13%) |
Typical Hold Time | 68 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Polygon Ecosystem Token berfungsi sebagai token utilitas dalam jaringan Polygon. Aset digital ini berperan penting dalam memfasilitasi berbagai operasi dan layanan di ekosistem Polygon. Fungsi utamanya termasuk staking, di mana pemegang token dapat mengunci token mereka sebagai bentuk keamanan dan berpartisipasi dalam mekanisme konsensus jaringan. Hal ini tidak hanya membantu mengamankan jaringan, tetapi juga memberikan imbalan kepada para pemegang token berupa tambahan token berdasarkan jumlah yang digunakan untuk staking.
Selengkapnya di halaman POL →Venom adalah jaringan Layer 0 dan Layer 1 berbasis teknologi mesh yang mendukung platform berskala besar seperti stablecoin dan CBDC. Skalabilitas tinggi, kecepatan, dan biaya rendah membuatnya ideal untuk dApp Web3, sambil memastikan keamanan dan stabilitas sistem dengan beban tinggi.
Selengkapnya di halaman VENOM →