Perbedaan Polygon dan Slash Vision Labs: Polygon diperdagangkan di Rp1.518 (kapitalisasi pasar Rp16,1T, volume 24 jam Rp829,57M), sedangkan Slash Vision Labs diperdagangkan di Rp193,09 (kapitalisasi pasar --, volume 24 jam Rp3M). Perbedaan utamanya: suplai beredar Polygon 10,7B POL dibanding -- milik Slash Vision Labs, dan Polygon lebih aktif diperdagangkan (Rp829,57M vs Rp3M). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Polygon selama 68 Hari dan Slash Vision Labs selama 10 Hari.
| POL | SVL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp16,1T | -- |
Volume (24h) | Rp829,57M | Rp3M |
Suplai yang Beredar | 10,7B POL | -- |
Typical Hold Time | 68 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Polygon Ecosystem Token berfungsi sebagai token utilitas dalam jaringan Polygon. Aset digital ini berperan penting dalam memfasilitasi berbagai operasi dan layanan di ekosistem Polygon. Fungsi utamanya termasuk staking, di mana pemegang token dapat mengunci token mereka sebagai bentuk keamanan dan berpartisipasi dalam mekanisme konsensus jaringan. Hal ini tidak hanya membantu mengamankan jaringan, tetapi juga memberikan imbalan kepada para pemegang token berupa tambahan token berdasarkan jumlah yang digunakan untuk staking.
Selengkapnya di halaman POL →Slash Vision Labs adalah platform pembayaran cryptocurrency yang dirancang untuk mempermudah penggunaan aset digital dalam transaksi sehari-hari. Sebagai pencipta kartu kredit berbasis crypto pertama yang sesuai regulasi di Jepang, Slash Vision Labs menjembatani keuangan tradisional dengan mata uang digital. Slash Card, bersama dengan token SVL, menjadi pintu masuk bagi pengguna baru di Jepang yang ingin menjelajahi dunia crypto. Dengan menghadirkan solusi pembayaran yang aman dan self-custodial, Slash Vision Labs memudahkan integrasi cryptocurrency ke dalam kehidupan sehari-hari.
Selengkapnya di halaman SVL →