Perbedaan Polygon dan Spark: Polygon diperdagangkan di Rp1.518 (kapitalisasi pasar Rp16,12T, volume 24 jam Rp839,87M), sedangkan Spark diperdagangkan di Rp313,73 (kapitalisasi pasar Rp942,49M, volume 24 jam Rp227,27M). Perbedaan utamanya: Polygon jauh lebih besar — sekitar 17,1× kapitalisasi pasar Spark, dan suplai Spark dibatasi (3B / 10B SPK (30%)), sedangkan Polygon terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Polygon selama 68 Hari dan Spark selama 11 Hari.
| POL | SPK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp16,12T | Rp942,49M |
Volume (24h) | Rp839,87M | Rp227,27M |
Suplai yang Beredar | 10,7B POL | 3B / 10B SPK (30%) |
Typical Hold Time | 68 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Polygon Ecosystem Token berfungsi sebagai token utilitas dalam jaringan Polygon. Aset digital ini berperan penting dalam memfasilitasi berbagai operasi dan layanan di ekosistem Polygon. Fungsi utamanya termasuk staking, di mana pemegang token dapat mengunci token mereka sebagai bentuk keamanan dan berpartisipasi dalam mekanisme konsensus jaringan. Hal ini tidak hanya membantu mengamankan jaringan, tetapi juga memberikan imbalan kepada para pemegang token berupa tambahan token berdasarkan jumlah yang digunakan untuk staking.
Selengkapnya di halaman POL →Spark adalah alokator modal on-chain dengan $3,86 miliar yang dikerahkan di DeFi, CeFi, dan aset dunia nyata (RWA). Spark meningkatkan efisiensi modal secara skala besar dengan menyeimbangkan alokasi secara otomatis sesuai kondisi pasar, sambil menjaga profil risiko konservatif. Proyek ini mengatasi inefisiensi DeFi seperti likuiditas terfragmentasi, imbal hasil tidak stabil, dan stablecoin yang menganggur, serta menyediakan likuiditas dalam, konsisten, dan pendapatan bebas biaya melalui produk seperti sUSDS dan sUSDC.
Selengkapnya di halaman SPK →