Perbedaan Polygon dan Qtum: Polygon diperdagangkan di Rp1.310 (kapitalisasi pasar Rp14,12T, volume 24 jam Rp664,69M), sedangkan Qtum diperdagangkan di Rp11.859 (kapitalisasi pasar Rp1,26T, volume 24 jam Rp86,09M). Perbedaan utamanya: Polygon jauh lebih besar — sekitar 11,2× kapitalisasi pasar Qtum, dan suplai Qtum dibatasi (106,1M / 107,8M QTUM (99%)), sedangkan Polygon terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Polygon selama 71 Hari dan Qtum selama 69 Hari.
| POL | QTUM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp14,12T | Rp1,26T |
Volume (24h) | Rp664,69M | Rp86,09M |
Suplai yang Beredar | 10,7B POL | 106,1M / 107,8M QTUM (99%) |
Typical Hold Time | 71 Hari | 69 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Polygon Ecosystem Token berfungsi sebagai token utilitas dalam jaringan Polygon. Aset digital ini berperan penting dalam memfasilitasi berbagai operasi dan layanan di ekosistem Polygon. Fungsi utamanya termasuk staking, di mana pemegang token dapat mengunci token mereka sebagai bentuk keamanan dan berpartisipasi dalam mekanisme konsensus jaringan. Hal ini tidak hanya membantu mengamankan jaringan, tetapi juga memberikan imbalan kepada para pemegang token berupa tambahan token berdasarkan jumlah yang digunakan untuk staking.
Selengkapnya di halaman POL →QTUM (diucapkan "kuantum") adalah platform blockchain open-source dengan proof-of-stake (PoS) smart contract dan protokol transfer nilai. QTUM bertujuan untuk menyatukan kekuatan Bitcoin dan Ethereum dalam satu chain. Qtum dibangun di atas model transaksi UTXO Bitcoin, dengan fungsionalitas tambahan dari eksekusi smart contract dan DApps. Baru-baru ini, QTUM menambahkan dukungan untuk aplikasi DeFi. Per Maret 2021, ada lebih dari 20 token yang telah dibuat di blockchain Qtum.
Selengkapnya di halaman QTUM →