Perbedaan Peanut the Squirrel dan Zora: Peanut the Squirrel diperdagangkan di Rp744,79 (kapitalisasi pasar Rp743,5M, volume 24 jam Rp250,96M), sedangkan Zora diperdagangkan di Rp86 (kapitalisasi pasar Rp385,68M, volume 24 jam Rp158,4M). Perbedaan utamanya: Peanut the Squirrel lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Zora dibatasi (4,5B / 10B ZORA (45%)), sedangkan Peanut the Squirrel terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Peanut the Squirrel selama 42 Hari dan Zora selama 14 Hari.
| PNUT | ZORA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp743,5M | Rp385,68M |
Volume (24h) | Rp250,96M | Rp158,4M |
Suplai yang Beredar | 999,8M PNUT | 4,5B / 10B ZORA (45%) |
Typical Hold Time | 42 Hari | 14 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Peanut the Squirrel (PNUT) adalah koin meme yang diluncurkan di blockchain Solana, terinspirasi dari sebuah peristiwa menyentuh yang ramai dibicarakan di media sosial. Koin ini menceritakan kisah Pnuts, tupai peliharaan yang disayangi, dan rekannya, Fred, yang membawa kebahagiaan dan kehangatan bagi para pengasuh dan pengikutnya. PNUT bertujuan untuk menyalurkan cinta dan dukungan luar biasa terhadap kisah ini menjadi gerakan yang melindungi makhluk kecil. Koin ini mewakili misi kepedulian, kenangan, dan perubahan bermakna dalam dunia kripto, menggabungkan semangat komunitas dengan tujuan yang berdampak.
Selengkapnya di halaman PNUT →Zora adalah protokol media desentralisasi dan pasar NFT yang dibangun di atas Ethereum Layer 2 menggunakan OP Stack. Platform ini memungkinkan kreator untuk mencetak, menjual, dan menampilkan NFT secara langsung di blockchain, menawarkan platform terbuka dan transparan untuk konten digital. Zora bertujuan memberdayakan kreator dengan menyediakan alat untuk monetisasi dan keterlibatan komunitas, membuka era baru media on-chain.
Selengkapnya di halaman ZORA →