Perbedaan Peanut the Squirrel dan Venom: Peanut the Squirrel diperdagangkan di Rp783,87 (kapitalisasi pasar Rp780,14M, volume 24 jam Rp108,55M), sedangkan Venom diperdagangkan di Rp333,71 (kapitalisasi pasar Rp340,86M, volume 24 jam Rp2,89M). Perbedaan utamanya: Peanut the Squirrel jauh lebih besar — sekitar 2,3× kapitalisasi pasar Venom, dan suplai Venom dibatasi (988,9M / 8B VENOM (13%)), sedangkan Peanut the Squirrel terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Peanut the Squirrel selama 41 Hari dan Venom selama 22 Hari.
| PNUT | VENOM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp780,14M | Rp340,86M |
Volume (24h) | Rp108,55M | Rp2,89M |
Suplai yang Beredar | 999,8M PNUT | 988,9M / 8B VENOM (13%) |
Typical Hold Time | 41 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Peanut the Squirrel (PNUT) adalah koin meme yang diluncurkan di blockchain Solana, terinspirasi dari sebuah peristiwa menyentuh yang ramai dibicarakan di media sosial. Koin ini menceritakan kisah Pnuts, tupai peliharaan yang disayangi, dan rekannya, Fred, yang membawa kebahagiaan dan kehangatan bagi para pengasuh dan pengikutnya. PNUT bertujuan untuk menyalurkan cinta dan dukungan luar biasa terhadap kisah ini menjadi gerakan yang melindungi makhluk kecil. Koin ini mewakili misi kepedulian, kenangan, dan perubahan bermakna dalam dunia kripto, menggabungkan semangat komunitas dengan tujuan yang berdampak.
Selengkapnya di halaman PNUT →Venom adalah jaringan Layer 0 dan Layer 1 berbasis teknologi mesh yang mendukung platform berskala besar seperti stablecoin dan CBDC. Skalabilitas tinggi, kecepatan, dan biaya rendah membuatnya ideal untuk dApp Web3, sambil memastikan keamanan dan stabilitas sistem dengan beban tinggi.
Selengkapnya di halaman VENOM →