Perbedaan Peanut the Squirrel dan Useless Coin: Peanut the Squirrel diperdagangkan di Rp782,06 (kapitalisasi pasar Rp780,14M, volume 24 jam Rp108,55M), sedangkan Useless Coin diperdagangkan di Rp1.468 (kapitalisasi pasar Rp1,46T, volume 24 jam Rp162,25M). Perbedaan utamanya: Useless Coin lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Useless Coin dibatasi (999,1M / 1B USELESS (100%)), sedangkan Peanut the Squirrel terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Peanut the Squirrel selama 41 Hari dan Useless Coin selama 4 Hari.
| PNUT | USELESS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp780,14M | Rp1,46T |
Volume (24h) | Rp108,55M | Rp162,25M |
Suplai yang Beredar | 999,8M PNUT | 999,1M / 1B USELESS (100%) |
Typical Hold Time | 41 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Peanut the Squirrel (PNUT) adalah koin meme yang diluncurkan di blockchain Solana, terinspirasi dari sebuah peristiwa menyentuh yang ramai dibicarakan di media sosial. Koin ini menceritakan kisah Pnuts, tupai peliharaan yang disayangi, dan rekannya, Fred, yang membawa kebahagiaan dan kehangatan bagi para pengasuh dan pengikutnya. PNUT bertujuan untuk menyalurkan cinta dan dukungan luar biasa terhadap kisah ini menjadi gerakan yang melindungi makhluk kecil. Koin ini mewakili misi kepedulian, kenangan, dan perubahan bermakna dalam dunia kripto, menggabungkan semangat komunitas dengan tujuan yang berdampak.
Selengkapnya di halaman PNUT →Useless Coin adalah proyek DeFi yang fokus menciptakan alat mudah guna untuk menyederhanakan pengalaman crypto. Ekosistemnya mencakup aplikasi seluler untuk manajemen portofolio dan hadiah otomatis. USELESS berfungsi sebagai token utilitas utama untuk biaya transaksi, staking, dan fitur premium aplikasi.
Selengkapnya di halaman USELESS →