Perbedaan Peanut the Squirrel dan Tellor: Peanut the Squirrel diperdagangkan di Rp780,17 (kapitalisasi pasar Rp778,93M, volume 24 jam Rp109,76M), sedangkan Tellor diperdagangkan di Rp269.825 (kapitalisasi pasar Rp748,34M, volume 24 jam Rp121,44M). Perbedaan utamanya: Peanut the Squirrel dan Tellor berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Peanut the Squirrel 999,8M PNUT dibanding 2,8M TRB milik Tellor. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Peanut the Squirrel selama 41 Hari dan Tellor selama 34 Hari.
| PNUT | TRB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp778,93M | Rp748,34M |
Volume (24h) | Rp109,76M | Rp121,44M |
Suplai yang Beredar | 999,8M PNUT | 2,8M TRB |
Typical Hold Time | 41 Hari | 34 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Peanut the Squirrel (PNUT) adalah koin meme yang diluncurkan di blockchain Solana, terinspirasi dari sebuah peristiwa menyentuh yang ramai dibicarakan di media sosial. Koin ini menceritakan kisah Pnuts, tupai peliharaan yang disayangi, dan rekannya, Fred, yang membawa kebahagiaan dan kehangatan bagi para pengasuh dan pengikutnya. PNUT bertujuan untuk menyalurkan cinta dan dukungan luar biasa terhadap kisah ini menjadi gerakan yang melindungi makhluk kecil. Koin ini mewakili misi kepedulian, kenangan, dan perubahan bermakna dalam dunia kripto, menggabungkan semangat komunitas dengan tujuan yang berdampak.
Selengkapnya di halaman PNUT →Tellor adalah protokol oracle terdesentralisasi yang memperbarui data off-chain, membuatnya tersedia untuk kontrak smart contract on-chain. Oracle Tellor menyediakan data yang dapat diminta, divalidasi, dan ditempatkan on-chain tanpa izin, dengan para pelapor data yang bersaing untuk insentif TRB. Para pelapor data membawa informasi berharga on-chain untuk berbagai aplikasi DeFi.
Selengkapnya di halaman TRB →