Perbedaan Peanut the Squirrel dan Saros: Peanut the Squirrel diperdagangkan di Rp783,73 (kapitalisasi pasar Rp780,14M, volume 24 jam Rp108,55M), sedangkan Saros diperdagangkan di Rp7,15 (kapitalisasi pasar Rp25,21M, volume 24 jam Rp9,23M). Perbedaan utamanya: Peanut the Squirrel jauh lebih besar — sekitar 30,9× kapitalisasi pasar Saros, dan suplai Saros dibatasi (3,5B / 10B SAROS (36%)), sedangkan Peanut the Squirrel terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Peanut the Squirrel selama 41 Hari dan Saros selama 21 Hari.
| PNUT | SAROS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp780,14M | Rp25,21M |
Volume (24h) | Rp108,55M | Rp9,23M |
Suplai yang Beredar | 999,8M PNUT | 3,5B / 10B SAROS (36%) |
Typical Hold Time | 41 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Peanut the Squirrel (PNUT) adalah koin meme yang diluncurkan di blockchain Solana, terinspirasi dari sebuah peristiwa menyentuh yang ramai dibicarakan di media sosial. Koin ini menceritakan kisah Pnuts, tupai peliharaan yang disayangi, dan rekannya, Fred, yang membawa kebahagiaan dan kehangatan bagi para pengasuh dan pengikutnya. PNUT bertujuan untuk menyalurkan cinta dan dukungan luar biasa terhadap kisah ini menjadi gerakan yang melindungi makhluk kecil. Koin ini mewakili misi kepedulian, kenangan, dan perubahan bermakna dalam dunia kripto, menggabungkan semangat komunitas dengan tujuan yang berdampak.
Selengkapnya di halaman PNUT →Saros adalah platform identitas digital dan super app di blockchain Solana. Dimulai dengan SarosSwap DEX, Saros kini berkembang menjadi ekosistem Web3 lengkap. Dompet non-kustodialnya menawarkan Social Login, Watch-only mode, dan dompet hibrida NFC untuk keamanan dan kenyamanan lebih baik. Dompet ini juga terintegrasi dengan SolanaPay untuk transaksi cepat melalui modul pembayaran internal.
Selengkapnya di halaman SAROS →