Perbedaan Peanut the Squirrel dan Saga: Peanut the Squirrel diperdagangkan di Rp782,06 (kapitalisasi pasar Rp780,14M, volume 24 jam Rp108,55M), sedangkan Saga diperdagangkan di Rp229,88 (kapitalisasi pasar Rp95,21M, volume 24 jam Rp88,5M). Perbedaan utamanya: Peanut the Squirrel jauh lebih besar — sekitar 8,2× kapitalisasi pasar Saga, dan suplai beredar Peanut the Squirrel 999,8M PNUT dibanding 416,5M SAGA milik Saga. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Peanut the Squirrel selama 41 Hari dan Saga selama 40 Hari.
| PNUT | SAGA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp780,14M | Rp95,21M |
Volume (24h) | Rp108,55M | Rp88,5M |
Suplai yang Beredar | 999,8M PNUT | 416,5M SAGA |
Typical Hold Time | 41 Hari | 40 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Peanut the Squirrel (PNUT) adalah koin meme yang diluncurkan di blockchain Solana, terinspirasi dari sebuah peristiwa menyentuh yang ramai dibicarakan di media sosial. Koin ini menceritakan kisah Pnuts, tupai peliharaan yang disayangi, dan rekannya, Fred, yang membawa kebahagiaan dan kehangatan bagi para pengasuh dan pengikutnya. PNUT bertujuan untuk menyalurkan cinta dan dukungan luar biasa terhadap kisah ini menjadi gerakan yang melindungi makhluk kecil. Koin ini mewakili misi kepedulian, kenangan, dan perubahan bermakna dalam dunia kripto, menggabungkan semangat komunitas dengan tujuan yang berdampak.
Selengkapnya di halaman PNUT →Saga adalah protokol Layer 1 yang memungkinkan developer untuk secara otomatis meluncurkan rantai terdedikasi yang tidak tergantung pada VM, diparalelkan, dan interoperabel, atau 'Chainlets', yang menyediakan aplikasi dengan skalabilitas horizontal tak terbatas. Setiap Chainlet adalah replika dari Mainnet Saga, dengan kumpulan validator dan model keamanan yang sama.
Selengkapnya di halaman SAGA →