Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Peanut the Squirrel (PNUT) vs Raydium (RAY)

Peanut the SquirrelTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Peanut the Squirrel dan Raydium: Peanut the Squirrel diperdagangkan di Rp791,01 (kapitalisasi pasar Rp791,55M, volume 24 jam Rp116,6M), sedangkan Raydium diperdagangkan di Rp12.568 (kapitalisasi pasar Rp3,42T, volume 24 jam Rp239,1M). Perbedaan utamanya: Raydium jauh lebih besar — sekitar 4,3× kapitalisasi pasar Peanut the Squirrel, dan suplai Raydium dibatasi (269,3M / 555M RAY (49%)), sedangkan Peanut the Squirrel terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Peanut the Squirrel selama 40 Hari dan Raydium selama 24 Hari.

PNUTRAY
Kap. Pasar
Rp791,55MRp3,42T
Volume (24h)
Rp116,6MRp239,1M
Suplai yang Beredar
999,8M PNUT269,3M / 555M RAY (49%)
Typical Hold Time
40 Hari24 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Peanut the Squirrel

PNUT saat ini diperdagangkan di Rp778.06 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Token ini memiliki market cap Rp777,44M dan hold time rata-rata 40 hari. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan yang tercatat. Harga berada dekat dengan resistance R1 di Rp780, menunjukkan tekanan jual yang kuat.

Outlook keseluruhan bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada potensi rebound dari level support, namun investor harus waspada terhadap likuiditas rendah dan sinyal jual yang dominan. Risiko utama termasuk kurangnya perkembangan fundamental dan tekanan jual teknis yang berkelanjutan.

Raydium

RAY saat ini diperdagangkan di Rp12.312 dengan kapitalisasi pasar Rp3,34T, menunjukkan sinyal teknis bearish jangka pendek namun dengan indikator osilator netral. Token ini mengalami momentum positif dengan volume perdagangan melebihi Rp1.000T setelah listing di Robinhood dan Revolut, serta inovasi perdagangan tokenisasi saham SpaceX di Solana. Sirkulasi token mencapai 49% dengan waktu hold rata-rata 24 hari, menunjukkan distribusi yang sehat.

Outlook: Potensi rebound dari level support Rp11.714 dengan momentum listing exchange besar, namun tekanan bearish dari moving averages perlu diwaspadai. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi dan ketergantungan pada ekosistem Solana. Peluang terletak pada adopsi DEX yang meningkat dan integrasi produk keuangan tradisional.

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

PNUT
67% Beli33% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 40 Hari
RAY
30% Beli70% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 24 Hari

Tentang Peanut the Squirrel

Peanut the Squirrel (PNUT) adalah koin meme yang diluncurkan di blockchain Solana, terinspirasi dari sebuah peristiwa menyentuh yang ramai dibicarakan di media sosial. Koin ini menceritakan kisah Pnuts, tupai peliharaan yang disayangi, dan rekannya, Fred, yang membawa kebahagiaan dan kehangatan bagi para pengasuh dan pengikutnya. PNUT bertujuan untuk menyalurkan cinta dan dukungan luar biasa terhadap kisah ini menjadi gerakan yang melindungi makhluk kecil. Koin ini mewakili misi kepedulian, kenangan, dan perubahan bermakna dalam dunia kripto, menggabungkan semangat komunitas dengan tujuan yang berdampak.

Selengkapnya di halaman PNUT

Tentang Raydium

Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.

Selengkapnya di halaman RAY