Perbedaan Plume Network dan Terra USD: Plume Network diperdagangkan di Rp181,67 (kapitalisasi pasar Rp1,08T, volume 24 jam Rp165,85M), sedangkan Terra USD diperdagangkan di Rp100,76 (kapitalisasi pasar Rp556,67M, volume 24 jam Rp14,54M). Perbedaan utamanya: Plume Network lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Plume Network 6B / 10B PLUME (60%) dibanding 5,6B / 6,1B USTC (92%) milik Terra USD. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Plume Network selama 19 Hari dan Terra USD selama 56 Hari.
| PLUME | USTC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,08T | Rp556,67M |
Volume (24h) | Rp165,85M | Rp14,54M |
Suplai yang Beredar | 6B / 10B PLUME (60%) | 5,6B / 6,1B USTC (92%) |
Typical Hold Time | 19 Hari | 56 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Plume Network adalah full-stack chain pertama untuk Real World Asset (RWA) finance (RWAfi). Dengan lebih dari 200 proyek, Plume menghadirkan lingkungan EVM-compatible yang memudahkan tokenisasi aset nyata lewat tokenization engine dan mitra infrastruktur keuangan. Pengguna dapat dengan mudah men-tokenisasi, mendistribusikan, dan memanfaatkan aset nyata di DeFi.
Selengkapnya di halaman PLUME →USTC adalah stablecoin terdesentralisasi dan algoritmik dari blockchain Terra. Koin ini skalabel dan menghasilkan nilai yang dipatok terhadap dolar AS. Stablecoin dalam ekosistem Terra berbagi total likuiditas, yang berarti para pengguna dapat menukar TerraUSD ke TerraKRW (stablecoin Terra yang dipatok ke Won Korea) dengan biaya minimal. Selain itu, pengguna dapat memperoleh pendapatan pasif menggunakan TerraUSD dengan suku bunga stabil dari protokol lending Anchor.
Selengkapnya di halaman USTC →