Perbedaan Plume Network dan Tria: Plume Network diperdagangkan di Rp224,42 (kapitalisasi pasar Rp1,41T, volume 24 jam Rp684,15M), sedangkan Tria diperdagangkan di Rp149,34 (kapitalisasi pasar Rp321,72M, volume 24 jam Rp36,19M). Perbedaan utamanya: Plume Network jauh lebih besar — sekitar 4,4× kapitalisasi pasar Tria, dan suplai beredar Plume Network 6,2B / 10B PLUME (62%) dibanding 2,2B / 10B TRIA (22%) milik Tria. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Plume Network selama 20 Hari dan Tria selama 4 Hari.
| PLUME | TRIA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,41T | Rp321,72M |
Volume (24h) | Rp684,15M | Rp36,19M |
Suplai yang Beredar | 6,2B / 10B PLUME (62%) | 2,2B / 10B TRIA (22%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Plume Network adalah full-stack chain pertama untuk Real World Asset (RWA) finance (RWAfi). Dengan lebih dari 200 proyek, Plume menghadirkan lingkungan EVM-compatible yang memudahkan tokenisasi aset nyata lewat tokenization engine dan mitra infrastruktur keuangan. Pengguna dapat dengan mudah men-tokenisasi, mendistribusikan, dan memanfaatkan aset nyata di DeFi.
Selengkapnya di halaman PLUME →Tria adalah neobank crypto berbasis self-custody dengan mesin routing lintas chain yang memungkinkan aktivitas belanja, trading, dan earning dalam satu aplikasi. Platform ini mengatasi fragmentasi blockchain melalui teknologi BestPath yang mendukung transaksi tanpa gas dan tanpa bridging langsung dari wallet pengguna. Token TRIA digunakan untuk reward, akses layanan, dan partisipasi governance.
Selengkapnya di halaman TRIA →