Perbedaan Plume Network dan SuperVerse: Plume Network diperdagangkan di Rp181,87 (kapitalisasi pasar Rp1,08T, volume 24 jam Rp165,85M), sedangkan SuperVerse diperdagangkan di Rp1.564 (kapitalisasi pasar Rp996,13M, volume 24 jam Rp64,19M). Perbedaan utamanya: Plume Network dan SuperVerse berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Plume Network 6B / 10B PLUME (60%) dibanding 640,2M / 1.000M SUPER (65%) milik SuperVerse. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Plume Network selama 19 Hari dan SuperVerse selama 27 Hari.
| PLUME | SUPER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,08T | Rp996,13M |
Volume (24h) | Rp165,85M | Rp64,19M |
Suplai yang Beredar | 6B / 10B PLUME (60%) | 640,2M / 1.000M SUPER (65%) |
Typical Hold Time | 19 Hari | 27 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Plume Network adalah full-stack chain pertama untuk Real World Asset (RWA) finance (RWAfi). Dengan lebih dari 200 proyek, Plume menghadirkan lingkungan EVM-compatible yang memudahkan tokenisasi aset nyata lewat tokenization engine dan mitra infrastruktur keuangan. Pengguna dapat dengan mudah men-tokenisasi, mendistribusikan, dan memanfaatkan aset nyata di DeFi.
Selengkapnya di halaman PLUME →SuperVerse adalah protokol keuangan terdesentralisasi cross-chain (DeFi) yang dibangun untuk memfasilitasi peluncuran non-fungible token (NFT) baru tanpa diperlukan pemrograman. Pasar dan seperangkat alat inovatif memungkinkan proyek apa pun untuk menerapkan farming dengan aturannya sendiri. Token SUPER memberi pengguna akses ke berbagai peluang di dunia kripto melalui SUPERVERSE, Partner Video Games, dan drop NFT yang sering terjadi.
Selengkapnya di halaman SUPER →