Perbedaan Plume Network dan StakeStone: Plume Network diperdagangkan di Rp225,49 (kapitalisasi pasar Rp1,41T, volume 24 jam Rp684,15M), sedangkan StakeStone diperdagangkan di Rp681,47 (kapitalisasi pasar Rp153,3M, volume 24 jam Rp53,11M). Perbedaan utamanya: Plume Network jauh lebih besar — sekitar 9,2× kapitalisasi pasar StakeStone, dan suplai beredar Plume Network 6,2B / 10B PLUME (62%) dibanding 225,3M / 1B STO (23%) milik StakeStone. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Plume Network selama 20 Hari dan StakeStone selama 11 Hari.
| PLUME | STO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,41T | Rp153,3M |
Volume (24h) | Rp684,15M | Rp53,11M |
Suplai yang Beredar | 6,2B / 10B PLUME (62%) | 225,3M / 1B STO (23%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Plume Network adalah full-stack chain pertama untuk Real World Asset (RWA) finance (RWAfi). Dengan lebih dari 200 proyek, Plume menghadirkan lingkungan EVM-compatible yang memudahkan tokenisasi aset nyata lewat tokenization engine dan mitra infrastruktur keuangan. Pengguna dapat dengan mudah men-tokenisasi, mendistribusikan, dan memanfaatkan aset nyata di DeFi.
Selengkapnya di halaman PLUME →StakeStone adalah protokol infrastruktur likuiditas terdesentralisasi yang dirancang untuk mengoptimalkan imbal hasil dan distribusi likuiditas di berbagai jaringan blockchain. Melalui solusi seperti LiquidityPad dan aset ETH/BTC yang menghasilkan imbal hasil, StakeStone memberdayakan penyedia likuiditas dengan peluang penghasilan yang efisien sekaligus memenuhi kebutuhan likuiditas khusus dari berbagai ekosistem dan protokol.
Selengkapnya di halaman STO →