Perbedaan Plume Network dan Peanut the Squirrel: Plume Network diperdagangkan di Rp181,51 (kapitalisasi pasar Rp1,08T, volume 24 jam Rp165,85M), sedangkan Peanut the Squirrel diperdagangkan di Rp781,92 (kapitalisasi pasar Rp780,14M, volume 24 jam Rp108,55M). Perbedaan utamanya: Plume Network lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Plume Network dibatasi (6B / 10B PLUME (60%)), sedangkan Peanut the Squirrel terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Plume Network selama 19 Hari dan Peanut the Squirrel selama 41 Hari.
| PLUME | PNUT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,08T | Rp780,14M |
Volume (24h) | Rp165,85M | Rp108,55M |
Suplai yang Beredar | 6B / 10B PLUME (60%) | 999,8M PNUT |
Typical Hold Time | 19 Hari | 41 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Plume Network adalah full-stack chain pertama untuk Real World Asset (RWA) finance (RWAfi). Dengan lebih dari 200 proyek, Plume menghadirkan lingkungan EVM-compatible yang memudahkan tokenisasi aset nyata lewat tokenization engine dan mitra infrastruktur keuangan. Pengguna dapat dengan mudah men-tokenisasi, mendistribusikan, dan memanfaatkan aset nyata di DeFi.
Selengkapnya di halaman PLUME →Peanut the Squirrel (PNUT) adalah koin meme yang diluncurkan di blockchain Solana, terinspirasi dari sebuah peristiwa menyentuh yang ramai dibicarakan di media sosial. Koin ini menceritakan kisah Pnuts, tupai peliharaan yang disayangi, dan rekannya, Fred, yang membawa kebahagiaan dan kehangatan bagi para pengasuh dan pengikutnya. PNUT bertujuan untuk menyalurkan cinta dan dukungan luar biasa terhadap kisah ini menjadi gerakan yang melindungi makhluk kecil. Koin ini mewakili misi kepedulian, kenangan, dan perubahan bermakna dalam dunia kripto, menggabungkan semangat komunitas dengan tujuan yang berdampak.
Selengkapnya di halaman PNUT →