Perbedaan Pieverse dan Tellor: Pieverse diperdagangkan di Rp11.903 (kapitalisasi pasar Rp3,21T, volume 24 jam Rp280,19M), sedangkan Tellor diperdagangkan di Rp269.825 (kapitalisasi pasar Rp750,08M, volume 24 jam Rp120,27M). Perbedaan utamanya: Pieverse jauh lebih besar — sekitar 4,3× kapitalisasi pasar Tellor, dan suplai Pieverse dibatasi (270,6M / 1B PIEVERSE (28%)), sedangkan Tellor terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Pieverse selama 4 Hari dan Tellor selama 34 Hari.
| PIEVERSE | TRB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,21T | Rp750,08M |
Volume (24h) | Rp280,19M | Rp120,27M |
Suplai yang Beredar | 270,6M / 1B PIEVERSE (28%) | 2,8M TRB |
Typical Hold Time | 4 Hari | 34 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Pieverse adalah infrastruktur pembayaran agent-native untuk Web3, yang dirancang agar transaksi on-chain menjadi terverifikasi, dapat diaudit, dan sesuai regulasi. Dibangun dengan x402b rails, Pieverse menandai nilai melalui invoice, struk, dan cek on-chain. Solusi ini menghadirkan pembayaran mulus yang menghubungkan aktivitas blockchain dengan kebutuhan dunia nyata seperti pelaporan pajak dan audit keuangan.
Selengkapnya di halaman PIEVERSE →Tellor adalah protokol oracle terdesentralisasi yang memperbarui data off-chain, membuatnya tersedia untuk kontrak smart contract on-chain. Oracle Tellor menyediakan data yang dapat diminta, divalidasi, dan ditempatkan on-chain tanpa izin, dengan para pelapor data yang bersaing untuk insentif TRB. Para pelapor data membawa informasi berharga on-chain untuk berbagai aplikasi DeFi.
Selengkapnya di halaman TRB →