Perbedaan Phoenix dan Spell Token: Phoenix diperdagangkan di Rp284,36 (kapitalisasi pasar Rp83,04M, volume 24 jam Rp232,44M), sedangkan Spell Token diperdagangkan di Rp1,38 (kapitalisasi pasar Rp271,55M, volume 24 jam Rp23,52M). Perbedaan utamanya: Spell Token jauh lebih besar — sekitar 3,3× kapitalisasi pasar Phoenix, dan suplai Phoenix dibatasi (69,3M / 76M PHB (92%)), sedangkan Spell Token terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Phoenix selama 30 Hari dan Spell Token selama 44 Hari.
| PHB | SPELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp83,04M | Rp271,55M |
Volume (24h) | Rp232,44M | Rp23,52M |
Suplai yang Beredar | 69,3M / 76M PHB (92%) | 195,2B SPELL |
Typical Hold Time | 30 Hari | 44 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Phoenix adalah infrastruktur blockchain layer 1 dan layer 2 yang memberdayakan aplikasi Web3. Fokusnya adalah pada generasi berikutnya dari aplikasi Web3 yang didukung AI dan privasi. Phoenix (PHB) adalah mata uang kripto yang beroperasi di platform BNB Smart Chain (BEP20).
Selengkapnya di halaman PHB →Spell Token adalah token reward yang diasosiasikan dengan abracadabra.money, sebuah platform pendanaan yang menggunakan interest-bearing tokens (ibTKNs) sebagai kolateral untuk meminjam stablecoin USD yaitu Magic Internet Money (MIM). Token SPELL bisa di-farming dengan menyediakan likuiditas pada salah satu dari beragam pool. SPELL juga bisa digunakan untuk staking dan token tersebut bisa memperoleh bagian dari biaya platform (bunga, biaya pinjaman, dan 10% dari biaya likuidasi untuk pasar tertentu), yang digabungkan secara otomatis.
Selengkapnya di halaman SPELL →