Perbedaan Phala Network dan Scallop: Phala Network diperdagangkan di Rp391,12 (kapitalisasi pasar Rp328,54M, volume 24 jam Rp101,63M), sedangkan Scallop diperdagangkan di Rp119,79 (kapitalisasi pasar Rp24,21M, volume 24 jam Rp19,2M). Perbedaan utamanya: Phala Network jauh lebih besar — sekitar 13,6× kapitalisasi pasar Scallop, dan suplai Scallop dibatasi (160,8M / 250M SCA (65%)), sedangkan Phala Network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Phala Network selama 31 Hari dan Scallop selama 14 Hari.
| PHA | SCA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp328,54M | Rp24,21M |
Volume (24h) | Rp101,63M | Rp19,2M |
Suplai yang Beredar | 840,5M PHA | 160,8M / 250M SCA (65%) |
Typical Hold Time | 31 Hari | 14 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Phala Network adalah Layer Eksekusi untuk Web3 AI, memungkinkan AI berinteraksi dengan blockchain dan membuat Web3 dapat diakses oleh miliaran orang. Sistem multi-buktinya memungkinkan Anda untuk membangun AI Agent yang aman dan terintegrasi dengan smart contract menggunakan bahasa alami dan bahasa pemrograman. Agen-agen ini dapat terhubung lintas chain dan menciptakan ekonomi token yang menguntungkan. Phala Network menyederhanakan interaksi AI dengan blockchain, mendorong adopsi Web3.
Selengkapnya di halaman PHA →Scallop adalah protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi) canggih yang dibangun di atas blockchain Sui. Protokol ini menawarkan berbagai layanan finansial, termasuk pinjaman, peminjaman, automated market making (AMM), dan manajemen aset. Dikembangkan oleh Scallop Labs dengan tim ahli di bidang DeFi, keamanan siber, dan fintech, Scallop didukung oleh investor ternama seperti CMS Holdings, 6th Man Ventures, KuCoin Labs, dan Mysten Labs. Selain itu, Scallop menjadi proyek DeFi pertama yang menerima hibah resmi dari Sui Foundation, menegaskan kualitas institusional dan fitur keamanannya yang kuat.
Selengkapnya di halaman SCA →