Perbedaan Phala Network dan Raydium: Phala Network diperdagangkan di Rp398,27 (kapitalisasi pasar Rp338,5M, volume 24 jam Rp116,07M), sedangkan Raydium diperdagangkan di Rp11.419 (kapitalisasi pasar Rp3,05T, volume 24 jam Rp118,3M). Perbedaan utamanya: Raydium jauh lebih besar — sekitar 9× kapitalisasi pasar Phala Network, dan suplai Raydium dibatasi (269,5M / 555M RAY (49%)), sedangkan Phala Network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Phala Network selama 31 Hari dan Raydium selama 25 Hari.
| PHA | RAY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp338,5M | Rp3,05T |
Volume (24h) | Rp116,07M | Rp118,3M |
Suplai yang Beredar | 840,5M PHA | 269,5M / 555M RAY (49%) |
Typical Hold Time | 31 Hari | 25 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Phala Network adalah Layer Eksekusi untuk Web3 AI, memungkinkan AI berinteraksi dengan blockchain dan membuat Web3 dapat diakses oleh miliaran orang. Sistem multi-buktinya memungkinkan Anda untuk membangun AI Agent yang aman dan terintegrasi dengan smart contract menggunakan bahasa alami dan bahasa pemrograman. Agen-agen ini dapat terhubung lintas chain dan menciptakan ekonomi token yang menguntungkan. Phala Network menyederhanakan interaksi AI dengan blockchain, mendorong adopsi Web3.
Selengkapnya di halaman PHA →Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →