Perbedaan Pepe dan Tether USDT: Pepe diperdagangkan di Rp0,0481 (kapitalisasi pasar Rp19,85T, volume 24 jam Rp1,97T), sedangkan Tether USDT diperdagangkan di Rp17.859 (kapitalisasi pasar Rp3.270,76T, volume 24 jam Rp711,76T). Perbedaan utamanya: Tether USDT jauh lebih besar — sekitar 164,8× kapitalisasi pasar Pepe, dan suplai Pepe dibatasi (413,8T / 413,8T PEPE (100%)), sedangkan Tether USDT terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Pepe selama 53 Hari dan Tether USDT selama 84 Hari.
| PEPE | USDT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp19,85T | Rp3.270,76T |
Volume (24h) | Rp1,97T | Rp711,76T |
Suplai yang Beredar | 413,8T / 413,8T PEPE (100%) | 183,2B USDT |
Typical Hold Time | 53 Hari | 84 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
PEPE adalah memecoin deflasi yang diluncurkan di Ethereum. Mata uang kripto ini dibuat sebagai penghargaan untuk meme internet Pepe the Frog, yang dibuat oleh Matt Furie, yang mendapatkan popularitas di awal tahun 2000-an. Proyek ini bertujuan untuk memanfaatkan popularitas koin meme, seperti Shiba Inu dan Dogecoin, dan berusaha untuk memantapkan dirinya sebagai salah satu mata uang kripto berbasis meme teratas. PEPE mengimbau komunitas mata uang kripto dengan melembagakan kebijakan tanpa pajak, sistem redistributif yang memberi penghargaan kepada pemilik jangka panjang, dan mekanisme pembakaran untuk mempertahankan kelangkaan koin PEPE.
Selengkapnya di halaman PEPE →USDT adalah stablecoin yang mencerminkan harga dolar AS yang diluncurkan oleh Tether. USDT dibangun pada blockchain Bitcoin dan kemudian diperbarui untuk bisa bekerja pada blockchain Ethereum, EOS, Tron, Algorand, dan OMG. Nilai USDT dijamin oleh Tether untuk tetap diukur dengan dolar AS.
Selengkapnya di halaman USDT →