Perbedaan Pepe dan TAC Protocol: Pepe diperdagangkan di Rp0,0481 (kapitalisasi pasar Rp19,84T, volume 24 jam Rp1,92T), sedangkan TAC Protocol diperdagangkan di Rp48,8 (kapitalisasi pasar Rp226,79M, volume 24 jam Rp25,27M). Perbedaan utamanya: Pepe jauh lebih besar — sekitar 87,5× kapitalisasi pasar TAC Protocol, dan suplai Pepe dibatasi (413,8T / 413,8T PEPE (100%)), sedangkan TAC Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Pepe selama 53 Hari dan TAC Protocol selama 5 Hari.
| PEPE | TAC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp19,84T | Rp226,79M |
Volume (24h) | Rp1,92T | Rp25,27M |
Suplai yang Beredar | 413,8T / 413,8T PEPE (100%) | 4,7B TAC |
Typical Hold Time | 53 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
PEPE adalah memecoin deflasi yang diluncurkan di Ethereum. Mata uang kripto ini dibuat sebagai penghargaan untuk meme internet Pepe the Frog, yang dibuat oleh Matt Furie, yang mendapatkan popularitas di awal tahun 2000-an. Proyek ini bertujuan untuk memanfaatkan popularitas koin meme, seperti Shiba Inu dan Dogecoin, dan berusaha untuk memantapkan dirinya sebagai salah satu mata uang kripto berbasis meme teratas. PEPE mengimbau komunitas mata uang kripto dengan melembagakan kebijakan tanpa pajak, sistem redistributif yang memberi penghargaan kepada pemilik jangka panjang, dan mekanisme pembakaran untuk mempertahankan kelangkaan koin PEPE.
Selengkapnya di halaman PEPE →TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →