Perbedaan Pepe dan Subsquid: Pepe diperdagangkan di Rp0,0481 (kapitalisasi pasar Rp19,84T, volume 24 jam Rp1,92T), sedangkan Subsquid diperdagangkan di Rp793,72 (kapitalisasi pasar Rp886,96M, volume 24 jam Rp74,02M). Perbedaan utamanya: Pepe jauh lebih besar — sekitar 22,4× kapitalisasi pasar Subsquid, dan suplai beredar Pepe 413,8T / 413,8T PEPE (100%) dibanding 1,1B / 1,3B SQD (84%) milik Subsquid. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Pepe selama 53 Hari dan Subsquid selama 8 Hari.
| PEPE | SQD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp19,84T | Rp886,96M |
Volume (24h) | Rp1,92T | Rp74,02M |
Suplai yang Beredar | 413,8T / 413,8T PEPE (100%) | 1,1B / 1,3B SQD (84%) |
Typical Hold Time | 53 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
PEPE adalah memecoin deflasi yang diluncurkan di Ethereum. Mata uang kripto ini dibuat sebagai penghargaan untuk meme internet Pepe the Frog, yang dibuat oleh Matt Furie, yang mendapatkan popularitas di awal tahun 2000-an. Proyek ini bertujuan untuk memanfaatkan popularitas koin meme, seperti Shiba Inu dan Dogecoin, dan berusaha untuk memantapkan dirinya sebagai salah satu mata uang kripto berbasis meme teratas. PEPE mengimbau komunitas mata uang kripto dengan melembagakan kebijakan tanpa pajak, sistem redistributif yang memberi penghargaan kepada pemilik jangka panjang, dan mekanisme pembakaran untuk mempertahankan kelangkaan koin PEPE.
Selengkapnya di halaman PEPE →Subsquid Network adalah danau data serta mesin kueri terdesentralisasi yang memberikan akses cepat dan tanpa izin bagi developer untuk memanfaatkan data blockchain. Dengan arsitektur modular dan keamanan berbasis ZK proofs, Subsquid menghadirkan skalabilitas tinggi untuk kebutuhan indexing blockchain, pengembangan dApp, dan analitik. Berbeda dengan framework monolitik yang kaku dan sulit beradaptasi, Subsquid menawarkan alternatif efisien dan terdesentralisasi dibandingkan infrastruktur terpusat seperti penyedia RPC dan API besar—mendorong terciptanya internet yang lebih terbuka, netral, dan ramah developer di era Web3.
Selengkapnya di halaman SQD →