Perbedaan Pepe dan RedStone: Pepe diperdagangkan di Rp0,0507 (kapitalisasi pasar Rp20,78T, volume 24 jam Rp4,42T), sedangkan RedStone diperdagangkan di Rp1.970 (kapitalisasi pasar Rp882,77M, volume 24 jam Rp59,06M). Perbedaan utamanya: Pepe jauh lebih besar — sekitar 23,5× kapitalisasi pasar RedStone, dan suplai beredar Pepe 413,8T / 413,8T PEPE (100%) dibanding 448,9M / 1B RED (45%) milik RedStone. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Pepe selama 52 Hari dan RedStone selama 13 Hari.
| PEPE | RED | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp20,78T | Rp882,77M |
Volume (24h) | Rp4,42T | Rp59,06M |
Suplai yang Beredar | 413,8T / 413,8T PEPE (100%) | 448,9M / 1B RED (45%) |
Typical Hold Time | 52 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
PEPE adalah memecoin deflasi yang diluncurkan di Ethereum. Mata uang kripto ini dibuat sebagai penghargaan untuk meme internet Pepe the Frog, yang dibuat oleh Matt Furie, yang mendapatkan popularitas di awal tahun 2000-an. Proyek ini bertujuan untuk memanfaatkan popularitas koin meme, seperti Shiba Inu dan Dogecoin, dan berusaha untuk memantapkan dirinya sebagai salah satu mata uang kripto berbasis meme teratas. PEPE mengimbau komunitas mata uang kripto dengan melembagakan kebijakan tanpa pajak, sistem redistributif yang memberi penghargaan kepada pemilik jangka panjang, dan mekanisme pembakaran untuk mempertahankan kelangkaan koin PEPE.
Selengkapnya di halaman PEPE →RedStone ($RED) adalah jaringan oracle terdesentralisasi yang menyediakan data khusus untuk aplikasi DeFi di lebih dari 70 blockchain. Token RED mendukung staking, menjaga keamanan jaringan, dan memberikan imbalan kepada pengguna.
Selengkapnya di halaman RED →