Perbedaan Pepe dan Paris Saint-Germain Fan Token: Pepe diperdagangkan di Rp0,0479 (kapitalisasi pasar Rp19,85T, volume 24 jam Rp1,97T), sedangkan Paris Saint-Germain Fan Token diperdagangkan di Rp8.786 (kapitalisasi pasar Rp146,99M, volume 24 jam Rp50,37M). Perbedaan utamanya: Pepe jauh lebih besar — sekitar 135× kapitalisasi pasar Paris Saint-Germain Fan Token, dan suplai beredar Pepe 413,8T / 413,8T PEPE (100%) dibanding 16,8M / 19,9M PSG (85%) milik Paris Saint-Germain Fan Token. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Pepe selama 53 Hari dan Paris Saint-Germain Fan Token selama 44 Hari.
| PEPE | PSG | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp19,85T | Rp146,99M |
Volume (24h) | Rp1,97T | Rp50,37M |
Suplai yang Beredar | 413,8T / 413,8T PEPE (100%) | 16,8M / 19,9M PSG (85%) |
Typical Hold Time | 53 Hari | 44 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
PEPE adalah memecoin deflasi yang diluncurkan di Ethereum. Mata uang kripto ini dibuat sebagai penghargaan untuk meme internet Pepe the Frog, yang dibuat oleh Matt Furie, yang mendapatkan popularitas di awal tahun 2000-an. Proyek ini bertujuan untuk memanfaatkan popularitas koin meme, seperti Shiba Inu dan Dogecoin, dan berusaha untuk memantapkan dirinya sebagai salah satu mata uang kripto berbasis meme teratas. PEPE mengimbau komunitas mata uang kripto dengan melembagakan kebijakan tanpa pajak, sistem redistributif yang memberi penghargaan kepada pemilik jangka panjang, dan mekanisme pembakaran untuk mempertahankan kelangkaan koin PEPE.
Selengkapnya di halaman PEPE →PSG adalah fan token dari tim sepak bola Paris Saint-German. Pemegang token bisa mendapatkan pengalaman eksklusif seperti akses VIP ke Parc des Princes, temu sapa, dan merchandise yang ditandatangani. Token ini juga memungkinkan penggemar untuk ikut dalam pengambilan keputusan seperti memilih pesan di armband kapten dan memilih pesan inspirasi untuk tim menjelang pertandingan.
Selengkapnya di halaman PSG →