Perbedaan Pepe dan Plume Network: Pepe diperdagangkan di Rp0,0479 (kapitalisasi pasar Rp19,83T, volume 24 jam Rp2,24T), sedangkan Plume Network diperdagangkan di Rp222,72 (kapitalisasi pasar Rp1,38T, volume 24 jam Rp638,87M). Perbedaan utamanya: Pepe jauh lebih besar — sekitar 14,4× kapitalisasi pasar Plume Network, dan suplai beredar Pepe 413,8T / 413,8T PEPE (100%) dibanding 6,2B / 10B PLUME (62%) milik Plume Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Pepe selama 53 Hari dan Plume Network selama 20 Hari.
| PEPE | PLUME | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp19,83T | Rp1,38T |
Volume (24h) | Rp2,24T | Rp638,87M |
Suplai yang Beredar | 413,8T / 413,8T PEPE (100%) | 6,2B / 10B PLUME (62%) |
Typical Hold Time | 53 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
PEPE adalah memecoin deflasi yang diluncurkan di Ethereum. Mata uang kripto ini dibuat sebagai penghargaan untuk meme internet Pepe the Frog, yang dibuat oleh Matt Furie, yang mendapatkan popularitas di awal tahun 2000-an. Proyek ini bertujuan untuk memanfaatkan popularitas koin meme, seperti Shiba Inu dan Dogecoin, dan berusaha untuk memantapkan dirinya sebagai salah satu mata uang kripto berbasis meme teratas. PEPE mengimbau komunitas mata uang kripto dengan melembagakan kebijakan tanpa pajak, sistem redistributif yang memberi penghargaan kepada pemilik jangka panjang, dan mekanisme pembakaran untuk mempertahankan kelangkaan koin PEPE.
Selengkapnya di halaman PEPE →Plume Network adalah full-stack chain pertama untuk Real World Asset (RWA) finance (RWAfi). Dengan lebih dari 200 proyek, Plume menghadirkan lingkungan EVM-compatible yang memudahkan tokenisasi aset nyata lewat tokenization engine dan mitra infrastruktur keuangan. Pengguna dapat dengan mudah men-tokenisasi, mendistribusikan, dan memanfaatkan aset nyata di DeFi.
Selengkapnya di halaman PLUME →