Perbedaan Particle Network dan Raydium: Particle Network diperdagangkan di Rp541,71 (kapitalisasi pasar Rp293,38M, volume 24 jam Rp348,38M), sedangkan Raydium diperdagangkan di Rp12.568 (kapitalisasi pasar Rp3,36T, volume 24 jam Rp228,92M). Perbedaan utamanya: Raydium jauh lebih besar — sekitar 11,5× kapitalisasi pasar Particle Network, dan suplai beredar Particle Network 538,9M / 1B PARTI (54%) dibanding 269,3M / 555M RAY (49%) milik Raydium. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Particle Network selama 8 Hari dan Raydium selama 24 Hari.
| PARTI | RAY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp293,38M | Rp3,36T |
Volume (24h) | Rp348,38M | Rp228,92M |
Suplai yang Beredar | 538,9M / 1B PARTI (54%) | 269,3M / 555M RAY (49%) |
Typical Hold Time | 8 Hari | 24 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Particle Network adalah blockchain Layer-1 yang dirancang untuk menghadirkan abstraksi antar-rantai (chain abstraction), dengan menyatukan pengguna dan likuiditas secara mulus di seluruh ekosistem Web3. Di pusatnya terdapat Universal Accounts, yang memungkinkan pengguna memiliki satu akun dan saldo terpadu di berbagai jaringan blockchain. Akun-akun ini dikelola dan diamankan oleh Particle Network, memastikan pengalaman Web3 yang lancar tanpa hambatan.
Selengkapnya di halaman PARTI →Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →