Perbedaan PAAL AI dan Raydium: PAAL AI diperdagangkan di Rp94,16 (kapitalisasi pasar Rp97,43M, volume 24 jam Rp39,18M), sedangkan Raydium diperdagangkan di Rp11.213 (kapitalisasi pasar Rp3,01T, volume 24 jam Rp111,49M). Perbedaan utamanya: Raydium jauh lebih besar — sekitar 30,9× kapitalisasi pasar PAAL AI, dan suplai beredar PAAL AI 998,8M / 1B PAAL (100%) dibanding 269,5M / 555M RAY (49%) milik Raydium. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan PAAL AI selama 14 Hari dan Raydium selama 25 Hari.
| PAAL | RAY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp97,43M | Rp3,01T |
Volume (24h) | Rp39,18M | Rp111,49M |
Suplai yang Beredar | 998,8M / 1B PAAL (100%) | 269,5M / 555M RAY (49%) |
Typical Hold Time | 14 Hari | 25 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
PAAL AI diwakili oleh token di blockchain Ethereum, yang memberikan pemegangnya kesempatan untuk berbagi keuntungan dan program buyback token guna meningkatkan permintaan dan nilai. Pengguna dapat memperoleh token dengan menggunakan layanan AI, mengajak orang lain, dan berkontribusi dalam komunitas.
Selengkapnya di halaman PAAL →Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →