Perbedaan Orchid dan 0x Protocol: Orchid diperdagangkan di Rp164,34 (kapitalisasi pasar Rp190,2M, volume 24 jam Rp47,84M), sedangkan 0x Protocol diperdagangkan di Rp1.385 (kapitalisasi pasar Rp1,18T, volume 24 jam Rp66,46M). Perbedaan utamanya: 0x Protocol jauh lebih besar — sekitar 6,2× kapitalisasi pasar Orchid, dan suplai 0x Protocol dibatasi (848,4M / 1B ZRX (85%)), sedangkan Orchid terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Orchid selama 44 Hari dan 0x Protocol selama 137 Hari.
| OXT | ZRX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp190,2M | Rp1,18T |
Volume (24h) | Rp47,84M | Rp66,46M |
Suplai yang Beredar | 997,2M OXT | 848,4M / 1B ZRX (85%) |
Typical Hold Time | 44 Hari | 137 Hari |
Orchid merupakan jaringan privasi peer-to-peer berinsentif pertama di dunia. Orchid bertujuan untuk menghapus batasan kebebasan berinternet melalui pembayaran berbasis mata uang kripto sehingga siapapun dapat membeli bandwidth dari para mitra provider. Pembayaran dilakukan dengan nanopayment probabilistik menggunakan OXT, token standar ERC-20 di Ethereum.
Selengkapnya di halaman OXT →0x adalah protokol infrastruktur yang memungkinkan pengguna untuk dengan mudah berdagang token ERC20 dan aset lainnya di blockchain Ethereum tanpa bergantung pada perantara terpusat seperti bursa cryptocurrency tradisional. Kasus penggunaan untuk protokol 0x mencakup: pasar bergaya eBay untuk barang dan layanan digital, trading desk OTC, fungsi pertukaran untuk protokol DeFi dan pertukaran desentralisasi biasa.
Selengkapnya di halaman ZRX →