Perbedaan Orchid dan Bittensor: Orchid diperdagangkan di Rp164,34 (kapitalisasi pasar Rp190,2M, volume 24 jam Rp47,84M), sedangkan Bittensor diperdagangkan di Rp3.625.486 (kapitalisasi pasar Rp40,74T, volume 24 jam Rp1,83T). Perbedaan utamanya: Bittensor jauh lebih besar — sekitar 214,2× kapitalisasi pasar Orchid, dan suplai Bittensor dibatasi (11,2M / 21M TAO (54%)), sedangkan Orchid terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Orchid selama 44 Hari dan Bittensor selama 43 Hari.
| OXT | TAO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp190,2M | Rp40,74T |
Volume (24h) | Rp47,84M | Rp1,83T |
Suplai yang Beredar | 997,2M OXT | 11,2M / 21M TAO (54%) |
Typical Hold Time | 44 Hari | 43 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Orchid merupakan jaringan privasi peer-to-peer berinsentif pertama di dunia. Orchid bertujuan untuk menghapus batasan kebebasan berinternet melalui pembayaran berbasis mata uang kripto sehingga siapapun dapat membeli bandwidth dari para mitra provider. Pembayaran dilakukan dengan nanopayment probabilistik menggunakan OXT, token standar ERC-20 di Ethereum.
Selengkapnya di halaman OXT →Bittensor adalah protokol open-source yang menggerakkan jaringan machine learning terdesentralisasi berbasis blockchain. Model machine learning dilatih secara kolaboratif dan diberi reward dalam TAO sesuai dengan nilai informasi yang mereka tawarkan secara kolektif. TAO juga memberikan akses eksternal, memungkinkan pengguna untuk mengekstrak informasi dari jaringan sambil menyesuaikan aktivitasnya sesuai kebutuhan mereka.
Selengkapnya di halaman TAO →