Perbedaan Orchid dan Polymesh: Orchid diperdagangkan di Rp164,34 (kapitalisasi pasar Rp190,2M, volume 24 jam Rp47,84M), sedangkan Polymesh diperdagangkan di Rp653,63 (kapitalisasi pasar Rp699,51M, volume 24 jam Rp22,08M). Perbedaan utamanya: Polymesh jauh lebih besar — sekitar 3,7× kapitalisasi pasar Orchid, dan suplai beredar Orchid 997,2M OXT dibanding 1,1B POLYX milik Polymesh. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Orchid selama 42 Hari dan Polymesh selama 20 Hari.
| OXT | POLYX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp190,2M | Rp699,51M |
Volume (24h) | Rp47,84M | Rp22,08M |
Suplai yang Beredar | 997,2M OXT | 1,1B POLYX |
Typical Hold Time | 42 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Orchid merupakan jaringan privasi peer-to-peer berinsentif pertama di dunia. Orchid bertujuan untuk menghapus batasan kebebasan berinternet melalui pembayaran berbasis mata uang kripto sehingga siapapun dapat membeli bandwidth dari para mitra provider. Pembayaran dilakukan dengan nanopayment probabilistik menggunakan OXT, token standar ERC-20 di Ethereum.
Selengkapnya di halaman OXT →POLYX adalah token protokol native dari Polymesh, blockchain berizin tingkat institusional yang dibuat khusus untuk aset yang teregulasi. Blockchain ini mempersingkat proses lama dan membuka pintu baru bagi instrumen keuangan baru dengan memecahkan tantangan infrastruktur publik seputar tata kelola, identitas, kepatuhan, kerahasiaan, dan penyelesaian. Token ini dapat digunakan untuk staking dan mengamankan jaringan, membayar biaya transaksi, serta terlibat dalam tata kelola.
Selengkapnya di halaman POLYX →