Perbedaan Osmosis dan ZeroLend: Osmosis diperdagangkan di Rp532,23 (kapitalisasi pasar Rp416,27M, volume 24 jam Rp36,08M), sedangkan ZeroLend diperdagangkan di Rp0,1389 (kapitalisasi pasar Rp9,92M, volume 24 jam Rp2,19M). Perbedaan utamanya: Osmosis jauh lebih besar — sekitar 42× kapitalisasi pasar ZeroLend, dan suplai beredar Osmosis 784,4M / 1B OSMO (79%) dibanding 54,9B / 100B ZERO (55%) milik ZeroLend. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Osmosis selama 23 Hari dan ZeroLend selama 27 Hari.
| OSMO | ZERO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp416,27M | Rp9,92M |
Volume (24h) | Rp36,08M | Rp2,19M |
Suplai yang Beredar | 784,4M / 1B OSMO (79%) | 54,9B / 100B ZERO (55%) |
Typical Hold Time | 23 Hari | 27 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Osmosis, diluncurkan pada 2021, adalah blockchain yang dirancang untuk aplikasi DeFi dan pertukaran terdesentralisasi (DEX). Osmosis DEX merupakan platform utama di jaringannya, berperan sebagai DEX terkemuka dan pusat DeFi dalam ekosistem Cosmos dan lebih luas lagi.
Selengkapnya di halaman OSMO →ZeroLend adalah platform pinjam-meminjam aset digital terdesentralisasi yang mengubah lanskap peminjaman dan peminjaman aset digital. Beroperasi di berbagai chain, termasuk zkSync dan Manta Network, ZeroLend memanfaatkan protokol Layer 2 untuk meningkatkan skalabilitas dan efisiensi. Token tata kelola dan utilitas asli platform, ZERO, memungkinkan pengguna berpartisipasi dalam tata kelola dan staking.
Selengkapnya di halaman ZERO →