Perbedaan Osmosis dan Zama: Osmosis diperdagangkan di Rp544,61 (kapitalisasi pasar Rp426,56M, volume 24 jam Rp41,2M), sedangkan Zama diperdagangkan di Rp860,35 (kapitalisasi pasar Rp1,89T, volume 24 jam Rp293,62M). Perbedaan utamanya: Zama jauh lebih besar — sekitar 4,4× kapitalisasi pasar Osmosis, dan suplai Osmosis dibatasi (784,5M / 1B OSMO (79%)), sedangkan Zama terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Osmosis selama 23 Hari dan Zama selama 3 Hari.
| OSMO | ZAMA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp426,56M | Rp1,89T |
Volume (24h) | Rp41,2M | Rp293,62M |
Suplai yang Beredar | 784,5M / 1B OSMO (79%) | 2,2B ZAMA |
Typical Hold Time | 23 Hari | 3 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Osmosis, diluncurkan pada 2021, adalah blockchain yang dirancang untuk aplikasi DeFi dan pertukaran terdesentralisasi (DEX). Osmosis DEX merupakan platform utama di jaringannya, berperan sebagai DEX terkemuka dan pusat DeFi dalam ekosistem Cosmos dan lebih luas lagi.
Selengkapnya di halaman OSMO →Zama adalah protokol kriptografi yang memungkinkan smart contract rahasia dan transaksi aset terenkripsi di blockchain publik. Didukung oleh Fully Homomorphic Encryption (FHE), protokol ini memungkinkan komputasi pada data terenkripsi dengan tetap dapat diverifikasi. Zama berfungsi sebagai lapisan lintas chain yang terintegrasi dengan L1 dan L2 untuk menambahkan privasi terprogram pada aplikasi terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman ZAMA →