Perbedaan Osmosis dan Victoria VR: Osmosis diperdagangkan di Rp615,71 (kapitalisasi pasar Rp481,2M, volume 24 jam Rp43,75M), sedangkan Victoria VR diperdagangkan di Rp31,02 (kapitalisasi pasar Rp528,93M, volume 24 jam Rp18,06M). Perbedaan utamanya: Osmosis dan Victoria VR berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Osmosis 781M / 1B OSMO (79%) dibanding 16,8B / 16,8B VR (100%) milik Victoria VR. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Osmosis selama 21 Hari dan Victoria VR selama 7 Hari.
| OSMO | VR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp481,2M | Rp528,93M |
Volume (24h) | Rp43,75M | Rp18,06M |
Suplai yang Beredar | 781M / 1B OSMO (79%) | 16,8B / 16,8B VR (100%) |
Typical Hold Time | 21 Hari | 7 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Osmosis, diluncurkan pada 2021, adalah blockchain yang dirancang untuk aplikasi DeFi dan pertukaran terdesentralisasi (DEX). Osmosis DEX merupakan platform utama di jaringannya, berperan sebagai DEX terkemuka dan pusat DeFi dalam ekosistem Cosmos dan lebih luas lagi.
Selengkapnya di halaman OSMO →Victoria VR adalah dunia realitas virtual (VR) multiplayer masif yang dibangun dengan grafis realistis di atas blockchain. Ekosistem ini menawarkan lingkungan imersif untuk gaming, sosial, dan perdagangan virtual. VR adalah token asli yang digunakan untuk semua transaksi dalam game, pembelian aset, serta staking.
Selengkapnya di halaman VR →