Perbedaan Osmosis dan Useless Coin: Osmosis diperdagangkan di Rp534,02 (kapitalisasi pasar Rp418,13M, volume 24 jam Rp38,56M), sedangkan Useless Coin diperdagangkan di Rp632,79 (kapitalisasi pasar Rp638,53M, volume 24 jam Rp92,02M). Perbedaan utamanya: Useless Coin lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Osmosis 784,4M / 1B OSMO (79%) dibanding 999,1M / 1B USELESS (100%) milik Useless Coin. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Osmosis selama 23 Hari dan Useless Coin selama 4 Hari.
| OSMO | USELESS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp418,13M | Rp638,53M |
Volume (24h) | Rp38,56M | Rp92,02M |
Suplai yang Beredar | 784,4M / 1B OSMO (79%) | 999,1M / 1B USELESS (100%) |
Typical Hold Time | 23 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Osmosis, diluncurkan pada 2021, adalah blockchain yang dirancang untuk aplikasi DeFi dan pertukaran terdesentralisasi (DEX). Osmosis DEX merupakan platform utama di jaringannya, berperan sebagai DEX terkemuka dan pusat DeFi dalam ekosistem Cosmos dan lebih luas lagi.
Selengkapnya di halaman OSMO →Useless Coin adalah proyek DeFi yang fokus menciptakan alat mudah guna untuk menyederhanakan pengalaman crypto. Ekosistemnya mencakup aplikasi seluler untuk manajemen portofolio dan hadiah otomatis. USELESS berfungsi sebagai token utilitas utama untuk biaya transaksi, staking, dan fitur premium aplikasi.
Selengkapnya di halaman USELESS →