Perbedaan Osmosis dan Tria: Osmosis diperdagangkan di Rp602,49 (kapitalisasi pasar Rp472,11M, volume 24 jam Rp58,08M), sedangkan Tria diperdagangkan di Rp166,91 (kapitalisasi pasar Rp366,86M, volume 24 jam Rp152,05M). Perbedaan utamanya: Osmosis lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Osmosis 781,1M / 1B OSMO (79%) dibanding 2,2B / 10B TRIA (22%) milik Tria. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Osmosis selama 21 Hari dan Tria selama 3 Hari.
| OSMO | TRIA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp472,11M | Rp366,86M |
Volume (24h) | Rp58,08M | Rp152,05M |
Suplai yang Beredar | 781,1M / 1B OSMO (79%) | 2,2B / 10B TRIA (22%) |
Typical Hold Time | 21 Hari | 3 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Osmosis, diluncurkan pada 2021, adalah blockchain yang dirancang untuk aplikasi DeFi dan pertukaran terdesentralisasi (DEX). Osmosis DEX merupakan platform utama di jaringannya, berperan sebagai DEX terkemuka dan pusat DeFi dalam ekosistem Cosmos dan lebih luas lagi.
Selengkapnya di halaman OSMO →Tria adalah neobank crypto berbasis self-custody dengan mesin routing lintas chain yang memungkinkan aktivitas belanja, trading, dan earning dalam satu aplikasi. Platform ini mengatasi fragmentasi blockchain melalui teknologi BestPath yang mendukung transaksi tanpa gas dan tanpa bridging langsung dari wallet pengguna. Token TRIA digunakan untuk reward, akses layanan, dan partisipasi governance.
Selengkapnya di halaman TRIA →