Perbedaan Osmosis dan Toshi: Osmosis diperdagangkan di Rp614,1 (kapitalisasi pasar Rp479,53M, volume 24 jam Rp44,61M), sedangkan Toshi diperdagangkan di Rp2,01 (kapitalisasi pasar Rp840,14M, volume 24 jam Rp138,48M). Perbedaan utamanya: Toshi lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Osmosis 781M / 1B OSMO (79%) dibanding 420,7B / 420,7B TOSHI (100%) milik Toshi. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Osmosis selama 21 Hari dan Toshi selama 18 Hari.
| OSMO | TOSHI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp479,53M | Rp840,14M |
Volume (24h) | Rp44,61M | Rp138,48M |
Suplai yang Beredar | 781M / 1B OSMO (79%) | 420,7B / 420,7B TOSHI (100%) |
Typical Hold Time | 21 Hari | 18 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Osmosis, diluncurkan pada 2021, adalah blockchain yang dirancang untuk aplikasi DeFi dan pertukaran terdesentralisasi (DEX). Osmosis DEX merupakan platform utama di jaringannya, berperan sebagai DEX terkemuka dan pusat DeFi dalam ekosistem Cosmos dan lebih luas lagi.
Selengkapnya di halaman OSMO →Toshi adalah memecoin yang terinspirasi dari kucing milik Co-founder Coinbase Brian Armstrong dan pencipta Bitcoin, Satoshi Nakamoto, sekaligus menjadi maskot blockchain Base. Sepenuhnya terdesentralisasi dan dikelola oleh Meow DAO, dengan seluruh suplai yang beredar dimiliki oleh komunitas.
Selengkapnya di halaman TOSHI →