Perbedaan Osmosis dan Subsquid: Osmosis diperdagangkan di Rp613,97 (kapitalisasi pasar Rp479,53M, volume 24 jam Rp44,61M), sedangkan Subsquid diperdagangkan di Rp549,07 (kapitalisasi pasar Rp549,64M, volume 24 jam Rp69,67M). Perbedaan utamanya: Osmosis dan Subsquid berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Osmosis 781M / 1B OSMO (79%) dibanding 1B / 1,3B SQD (76%) milik Subsquid. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Osmosis selama 21 Hari dan Subsquid selama 8 Hari.
| OSMO | SQD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp479,53M | Rp549,64M |
Volume (24h) | Rp44,61M | Rp69,67M |
Suplai yang Beredar | 781M / 1B OSMO (79%) | 1B / 1,3B SQD (76%) |
Typical Hold Time | 21 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Osmosis, diluncurkan pada 2021, adalah blockchain yang dirancang untuk aplikasi DeFi dan pertukaran terdesentralisasi (DEX). Osmosis DEX merupakan platform utama di jaringannya, berperan sebagai DEX terkemuka dan pusat DeFi dalam ekosistem Cosmos dan lebih luas lagi.
Selengkapnya di halaman OSMO →Subsquid Network adalah danau data serta mesin kueri terdesentralisasi yang memberikan akses cepat dan tanpa izin bagi developer untuk memanfaatkan data blockchain. Dengan arsitektur modular dan keamanan berbasis ZK proofs, Subsquid menghadirkan skalabilitas tinggi untuk kebutuhan indexing blockchain, pengembangan dApp, dan analitik. Berbeda dengan framework monolitik yang kaku dan sulit beradaptasi, Subsquid menawarkan alternatif efisien dan terdesentralisasi dibandingkan infrastruktur terpusat seperti penyedia RPC dan API besar—mendorong terciptanya internet yang lebih terbuka, netral, dan ramah developer di era Web3.
Selengkapnya di halaman SQD →