Perbedaan Osmosis dan Sophon: Osmosis diperdagangkan di Rp614,06 (kapitalisasi pasar Rp479,53M, volume 24 jam Rp44,61M), sedangkan Sophon diperdagangkan di Rp84,71 (kapitalisasi pasar Rp168,47M, volume 24 jam Rp48,43M). Perbedaan utamanya: Osmosis jauh lebih besar — sekitar 2,8× kapitalisasi pasar Sophon, dan suplai beredar Osmosis 781M / 1B OSMO (79%) dibanding 2B / 10B SOPH (20%) milik Sophon. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Osmosis selama 21 Hari dan Sophon selama 19 Hari.
| OSMO | SOPH | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp479,53M | Rp168,47M |
Volume (24h) | Rp44,61M | Rp48,43M |
Suplai yang Beredar | 781M / 1B OSMO (79%) | 2B / 10B SOPH (20%) |
Typical Hold Time | 21 Hari | 19 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Osmosis, diluncurkan pada 2021, adalah blockchain yang dirancang untuk aplikasi DeFi dan pertukaran terdesentralisasi (DEX). Osmosis DEX merupakan platform utama di jaringannya, berperan sebagai DEX terkemuka dan pusat DeFi dalam ekosistem Cosmos dan lebih luas lagi.
Selengkapnya di halaman OSMO →Sophon is the native token of an entertainment-focused blockchain platform that bridges traditional apps with Web3. Using ZK Stack and proprietary zkTLS technology, it enables users to securely verify and monetize their digital interactions without exposing personal data. The ecosystem empowers developers and users alike—offering a unified platform for gaming, social, and AI applications built on privacy, ownership, and interoperability.
Selengkapnya di halaman SOPH →