Perbedaan Osmosis dan Sahara AI: Osmosis diperdagangkan di Rp544,61 (kapitalisasi pasar Rp426,56M, volume 24 jam Rp41,2M), sedangkan Sahara AI diperdagangkan di Rp139,84 (kapitalisasi pasar Rp500M, volume 24 jam Rp112,47M). Perbedaan utamanya: Sahara AI lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Osmosis 784,5M / 1B OSMO (79%) dibanding 3,6B / 10B SAHARA (36%) milik Sahara AI. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Osmosis selama 23 Hari dan Sahara AI selama 14 Hari.
| OSMO | SAHARA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp426,56M | Rp500M |
Volume (24h) | Rp41,2M | Rp112,47M |
Suplai yang Beredar | 784,5M / 1B OSMO (79%) | 3,6B / 10B SAHARA (36%) |
Typical Hold Time | 23 Hari | 14 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Osmosis, diluncurkan pada 2021, adalah blockchain yang dirancang untuk aplikasi DeFi dan pertukaran terdesentralisasi (DEX). Osmosis DEX merupakan platform utama di jaringannya, berperan sebagai DEX terkemuka dan pusat DeFi dalam ekosistem Cosmos dan lebih luas lagi.
Selengkapnya di halaman OSMO →Sahara AI adalah platform blockchain AI-native pertama yang memungkinkan siapa saja membuat, berkontribusi, dan memonetisasi pengembangan AI, mendorong aksesibilitas dan kesetaraan di bidang AI. Berdasarkan blockchain Sahara, platform ini menghadirkan Data Services Platform untuk pelabelan data, AI Developer Platform untuk pembuatan dan deployment model, serta pasar AI terdesentralisasi untuk membeli dan menjual dataset, model, agen, dan sumber daya komputasi.
Selengkapnya di halaman SAHARA →