Perbedaan Osmosis dan Sonic: Osmosis diperdagangkan di Rp614,1 (kapitalisasi pasar Rp479,53M, volume 24 jam Rp44,61M), sedangkan Sonic diperdagangkan di Rp461,32 (kapitalisasi pasar Rp1,33T, volume 24 jam Rp135,76M). Perbedaan utamanya: Sonic jauh lebih besar — sekitar 2,8× kapitalisasi pasar Osmosis, dan suplai Osmosis dibatasi (781M / 1B OSMO (79%)), sedangkan Sonic terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Osmosis selama 21 Hari dan Sonic selama 31 Hari.
| OSMO | S | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp479,53M | Rp1,33T |
Volume (24h) | Rp44,61M | Rp135,76M |
Suplai yang Beredar | 781M / 1B OSMO (79%) | 2,9B S |
Typical Hold Time | 21 Hari | 31 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Osmosis, diluncurkan pada 2021, adalah blockchain yang dirancang untuk aplikasi DeFi dan pertukaran terdesentralisasi (DEX). Osmosis DEX merupakan platform utama di jaringannya, berperan sebagai DEX terkemuka dan pusat DeFi dalam ekosistem Cosmos dan lebih luas lagi.
Selengkapnya di halaman OSMO →Sonic adalah platform Layer 1 yang kompatibel dengan EVM, dirancang untuk mendukung developer dengan infrastruktur yang tangguh serta insentif menarik untuk proyek DeFi. Dengan lebih dari 10.000 TPS dan waktu konfirmasi di bawah satu detik, Sonic berkontribusi pada masa depan aplikasi terdesentralisasi (dApps).
Selengkapnya di halaman S →