Perbedaan Osmosis dan Renzo: Osmosis diperdagangkan di Rp615,83 (kapitalisasi pasar Rp481,2M, volume 24 jam Rp43,75M), sedangkan Renzo diperdagangkan di Rp44,02 (kapitalisasi pasar Rp377,01M, volume 24 jam Rp95,28M). Perbedaan utamanya: Osmosis lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Osmosis 781M / 1B OSMO (79%) dibanding 8,6B / 10B REZ (86%) milik Renzo. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Osmosis selama 21 Hari dan Renzo selama 50 Hari.
| OSMO | REZ | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp481,2M | Rp377,01M |
Volume (24h) | Rp43,75M | Rp95,28M |
Suplai yang Beredar | 781M / 1B OSMO (79%) | 8,6B / 10B REZ (86%) |
Typical Hold Time | 21 Hari | 50 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Osmosis, diluncurkan pada 2021, adalah blockchain yang dirancang untuk aplikasi DeFi dan pertukaran terdesentralisasi (DEX). Osmosis DEX merupakan platform utama di jaringannya, berperan sebagai DEX terkemuka dan pusat DeFi dalam ekosistem Cosmos dan lebih luas lagi.
Selengkapnya di halaman OSMO →Renzo adalah Token Liquid Restaking (LRT) dan Manajer Strategi untuk EigenLayer. Renzo adalah interface untuk ekosistem EigenLayer yang mengamankan Actively Validated Services (AVS) dan menawarkan yield yang lebih tinggi daripada staking ETH. Protokol ini mengabstraksi semua kompleksitas dari pengguna akhir dan memungkinkan kolaborasi yang mudah antara pengguna dan operator node EigenLayer.
Selengkapnya di halaman REZ →