Perbedaan Osmosis dan SuperRare: Osmosis diperdagangkan di Rp615,71 (kapitalisasi pasar Rp479,53M, volume 24 jam Rp44,61M), sedangkan SuperRare diperdagangkan di Rp231,16 (kapitalisasi pasar Rp190,8M, volume 24 jam Rp92,67M). Perbedaan utamanya: Osmosis jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar SuperRare, dan suplai beredar Osmosis 781M / 1B OSMO (79%) dibanding 825,5M / 1B RARE (83%) milik SuperRare. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Osmosis selama 21 Hari dan SuperRare selama 30 Hari.
| OSMO | RARE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp479,53M | Rp190,8M |
Volume (24h) | Rp44,61M | Rp92,67M |
Suplai yang Beredar | 781M / 1B OSMO (79%) | 825,5M / 1B RARE (83%) |
Typical Hold Time | 21 Hari | 30 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Osmosis, diluncurkan pada 2021, adalah blockchain yang dirancang untuk aplikasi DeFi dan pertukaran terdesentralisasi (DEX). Osmosis DEX merupakan platform utama di jaringannya, berperan sebagai DEX terkemuka dan pusat DeFi dalam ekosistem Cosmos dan lebih luas lagi.
Selengkapnya di halaman OSMO →SuperRare adalah pasar seni on-chain terkemuka dengan total penjualan lebih dari US$300 juta dan US$180 juta yang diperoleh oleh para artis. Sebagai salah satu pionir royalti artis perpetual, SuperRare berusaha untuk meningkatkan penemuan sambil mendesentralisasi pasar seni. Inti dari SuperRare adalah $RARE, sebuah token yang menawarkan utilitas sebagai mata uang di pasar, sistem reputasi berbasis staking, dan hak tata kelola DAO.
Selengkapnya di halaman RARE →