Perbedaan Osmosis dan Peanut the Squirrel: Osmosis diperdagangkan di Rp615,9 (kapitalisasi pasar Rp479,53M, volume 24 jam Rp44,61M), sedangkan Peanut the Squirrel diperdagangkan di Rp782,06 (kapitalisasi pasar Rp780,14M, volume 24 jam Rp108,55M). Perbedaan utamanya: Peanut the Squirrel lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Osmosis dibatasi (781M / 1B OSMO (79%)), sedangkan Peanut the Squirrel terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Osmosis selama 21 Hari dan Peanut the Squirrel selama 41 Hari.
| OSMO | PNUT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp479,53M | Rp780,14M |
Volume (24h) | Rp44,61M | Rp108,55M |
Suplai yang Beredar | 781M / 1B OSMO (79%) | 999,8M PNUT |
Typical Hold Time | 21 Hari | 41 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Osmosis, diluncurkan pada 2021, adalah blockchain yang dirancang untuk aplikasi DeFi dan pertukaran terdesentralisasi (DEX). Osmosis DEX merupakan platform utama di jaringannya, berperan sebagai DEX terkemuka dan pusat DeFi dalam ekosistem Cosmos dan lebih luas lagi.
Selengkapnya di halaman OSMO →Peanut the Squirrel (PNUT) adalah koin meme yang diluncurkan di blockchain Solana, terinspirasi dari sebuah peristiwa menyentuh yang ramai dibicarakan di media sosial. Koin ini menceritakan kisah Pnuts, tupai peliharaan yang disayangi, dan rekannya, Fred, yang membawa kebahagiaan dan kehangatan bagi para pengasuh dan pengikutnya. PNUT bertujuan untuk menyalurkan cinta dan dukungan luar biasa terhadap kisah ini menjadi gerakan yang melindungi makhluk kecil. Koin ini mewakili misi kepedulian, kenangan, dan perubahan bermakna dalam dunia kripto, menggabungkan semangat komunitas dengan tujuan yang berdampak.
Selengkapnya di halaman PNUT →