Perbedaan Ordinals dan Walrus: Ordinals diperdagangkan di Rp61.910 (kapitalisasi pasar Rp1,29T, volume 24 jam Rp167,94M), sedangkan Walrus diperdagangkan di Rp373,35 (kapitalisasi pasar Rp926,82M, volume 24 jam Rp60,99M). Perbedaan utamanya: Ordinals lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Ordinals 21M / 21M ORDI (100%) dibanding 2,5B / 5B WAL (51%) milik Walrus. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ordinals selama 36 Hari dan Walrus selama 24 Hari.
| ORDI | WAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,29T | Rp926,82M |
Volume (24h) | Rp167,94M | Rp60,99M |
Suplai yang Beredar | 21M / 21M ORDI (100%) | 2,5B / 5B WAL (51%) |
Typical Hold Time | 36 Hari | 24 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
ORDI saat ini diperdagangkan di Rp60.721 dengan kapitalisasi pasar Rp1,28 triliun, menunjukkan sinyal teknis netral dan pola rata-rata bergerak bearish. Harga berada di antara support Rp60.185 dan resistance Rp62.504, dengan RSI menunjukkan kondisi netral. Token telah mencapai sirkulasi penuh 21 juta koin dan rata-rata waktu tahan 36 hari, menunjukkan stabilitas distribusi namun tidak ada update protokol signifikan.
Outlook keseluruhan netral dengan peluang dari level support kuat, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan bearish jangka pendek. Investor perlu waspada terhadap likuiditas terbatas dan sensitivitas terhadap sentimen pasar kripto secara luas.
Walrus (WAL) saat ini diperdagangkan pada Rp377,19 dengan kapitalisasi pasar Rp947,31 juta, menunjukkan kondisi pasar bearish yang kuat berdasarkan sinyal teknis. Token ini memiliki supply terbatas 5 juta WAL dengan 51% sudah beredar. Tren jangka pendek menunjukkan tekanan jual dominan dengan moving averages memberikan sinyal jual 13-0, sementara indikator osilator berada di zona netral. Hold time rata-rata 24 hari mengindikasikan aktivitas trading jangka pendek yang tinggi.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari level support Rp396 jika terjadi akumulasi, namun risiko utama adalah tekanan jual berkelanjutan dan likuiditas terbatas. Investor harus waspada terhadap volatilitas crypto dan memantau level support kunci untuk sinyal reversal.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Protokol Ordinals menuliskan informasi ke setiap satoshi (juga dikenal sebagai sat, unit terkecil Bitcoin), seperti teks, gambar, audio, video, dll. Karena batasan ukuran blok Bitcoin, informasi utama untuk inscription (minting) Bitcoin berupa teks dan gambar, dalam bentuk NFT dan token.
Selengkapnya di halaman ORDI →Walrus adalah protokol penyimpanan data terdesentralisasi dan platform pengembangan aplikasi yang memungkinkan pengelolaan file besar dan konten media kaya seperti video, gambar, dan audio. Dibangun di atas Sui, Walrus mendukung penyimpanan data on-chain dan off-chain menggunakan smart contract berbasis Move. Dikembangkan oleh Mysten Labs, Walrus adalah jaringan pertama yang memungkinkan penyimpanan data berukuran besar secara on-chain, meningkatkan penggunaan data bagi proyek Web3 dan mendukung pengembangan bisnis on-chain yang beragam.
Selengkapnya di halaman WAL →