Perbedaan Ordinals dan USDS: Ordinals diperdagangkan di Rp63.005 (kapitalisasi pasar Rp1,32T, volume 24 jam Rp173,25M), sedangkan USDS diperdagangkan di Rp17.875 (kapitalisasi pasar Rp175,2T, volume 24 jam Rp4,56T). Perbedaan utamanya: USDS jauh lebih besar — sekitar 132,7× kapitalisasi pasar Ordinals, dan suplai Ordinals dibatasi (21M / 21M ORDI (100%)), sedangkan USDS terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ordinals selama 36 Hari dan USDS selama 12 Hari.
| ORDI | USDS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,32T | Rp175,2T |
Volume (24h) | Rp173,25M | Rp4,56T |
Suplai yang Beredar | 21M / 21M ORDI (100%) | 9,8B USDS |
Typical Hold Time | 36 Hari | 12 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Protokol Ordinals menuliskan informasi ke setiap satoshi (juga dikenal sebagai sat, unit terkecil Bitcoin), seperti teks, gambar, audio, video, dll. Karena batasan ukuran blok Bitcoin, informasi utama untuk inscription (minting) Bitcoin berupa teks dan gambar, dalam bentuk NFT dan token.
Selengkapnya di halaman ORDI →USDS (Sky Dollar) adalah stablecoin terdesentralisasi yang diterbitkan oleh Sky Protocol, penerus MakerDAO yang menjadi salah satu fondasi DeFi. Nilainya terikat 1:1 terhadap dolar AS. USDS dicetak dengan mengunci aset crypto sebagai jaminan dan dapat dikonversi langsung dari DAI dengan rasio 1:1. Selain sebagai alat penyimpan nilai, USDS menawarkan yield melalui Sky Savings Rate, reward berupa token governance SKY, serta tersedia di berbagai jaringan termasuk Ethereum dan Solana.
Selengkapnya di halaman USDS →