Perbedaan Ordinals dan Toshi: Ordinals diperdagangkan di Rp62.916 (kapitalisasi pasar Rp1,32T, volume 24 jam Rp173,25M), sedangkan Toshi diperdagangkan di Rp1,79 (kapitalisasi pasar Rp751,89M, volume 24 jam Rp46,56M). Perbedaan utamanya: Ordinals lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Ordinals 21M / 21M ORDI (100%) dibanding 420,7B / 420,7B TOSHI (100%) milik Toshi. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ordinals selama 36 Hari dan Toshi selama 19 Hari.
| ORDI | TOSHI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,32T | Rp751,89M |
Volume (24h) | Rp173,25M | Rp46,56M |
Suplai yang Beredar | 21M / 21M ORDI (100%) | 420,7B / 420,7B TOSHI (100%) |
Typical Hold Time | 36 Hari | 19 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Protokol Ordinals menuliskan informasi ke setiap satoshi (juga dikenal sebagai sat, unit terkecil Bitcoin), seperti teks, gambar, audio, video, dll. Karena batasan ukuran blok Bitcoin, informasi utama untuk inscription (minting) Bitcoin berupa teks dan gambar, dalam bentuk NFT dan token.
Selengkapnya di halaman ORDI →Toshi adalah memecoin yang terinspirasi dari kucing milik Co-founder Coinbase Brian Armstrong dan pencipta Bitcoin, Satoshi Nakamoto, sekaligus menjadi maskot blockchain Base. Sepenuhnya terdesentralisasi dan dikelola oleh Meow DAO, dengan seluruh suplai yang beredar dimiliki oleh komunitas.
Selengkapnya di halaman TOSHI →