Perbedaan Ordinals dan TokenFi: Ordinals diperdagangkan di Rp64.101 (kapitalisasi pasar Rp1,33T, volume 24 jam Rp345,17M), sedangkan TokenFi diperdagangkan di Rp39,93 (kapitalisasi pasar Rp39,92M, volume 24 jam Rp127,68M). Perbedaan utamanya: Ordinals jauh lebih besar — sekitar 33,3× kapitalisasi pasar TokenFi, dan suplai beredar Ordinals 21M / 21M ORDI (100%) dibanding 1B / 10B TOKEN (11%) milik TokenFi. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ordinals selama 35 Hari dan TokenFi selama 10 Hari.
| ORDI | TOKEN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,33T | Rp39,92M |
Volume (24h) | Rp345,17M | Rp127,68M |
Suplai yang Beredar | 21M / 21M ORDI (100%) | 1B / 10B TOKEN (11%) |
Typical Hold Time | 35 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Protokol Ordinals menuliskan informasi ke setiap satoshi (juga dikenal sebagai sat, unit terkecil Bitcoin), seperti teks, gambar, audio, video, dll. Karena batasan ukuran blok Bitcoin, informasi utama untuk inscription (minting) Bitcoin berupa teks dan gambar, dalam bentuk NFT dan token.
Selengkapnya di halaman ORDI →TokenFi bertujuan menyederhanakan tokenisasi cryptocurrency dan aset, dengan posisi untuk menjadi platform tokenisasi terdepan di dunia. Industri tokenisasi diperkirakan akan mencapai $16 triliun pada tahun 2030. TokenFi diluncurkan oleh tim berpengalaman Floki, pencipta token populer Floki. Mereka memanfaatkan keahlian mereka untuk menjadikan TokenFi sebagai platform teratas di bidang tokenisasi.
Selengkapnya di halaman TOKEN →